Google+ Followers

CLICK MY NUFFNANG AD'S

Mari Ramai-Ramai Klik..

Saturday, September 25, 2010

AHMADINEJAD SEKALI LAGI MALUKAN NEGARA BARAT DI PERSIDANGAN PPB..

Pemimpin Iran ini memang seorang yang berani dalam menghadapi Amerika Syarikat dan sekutu-sekutunya bukan sahaja di PPB tetapi di mana-mana jua. Dalam tindakan terbarunya beliau berpidato atau berucap di persidangan PPB dengan Kitab Al-Quran dan Kitab Injil di tangannya.
Dalam ucapannya beliau menegaskan bahawa kitab yang di bawa oleh para nabi adalah suatu tanda kebesaran yang hakiki tetapi manusia yang berperangai Syaitan lah yang selalu mengubahnya untuk kepentingan sendiri.

Para diplomat Amerika dan Eropah berjalan keluar dari dewan persidangan untuk menunjukkan boikot mereka terhadap Ahmadinejad ini.. 

Kita tengok petikan penuh dari id.news.yahoo

(telah aku ubahsuai untuk kesesuaian bahasa Malaysia...)
VIVAnews - Ada yang unik pada pidato Mahmoud Ahmadinejad di sidang tahunan Majlis Umum PBB di New York, Kamis 23 September 2010. Presiden Iran itu membawa kitab al-Qu'ran dan Alkitab. Bahkan dia mempertunjukkan kitab suci umat Muslim dan Kristian itu kepada para hadirin.

 Aksi itu dilakukan Ahmadinejad pada pertengahan pidato, setelah para diplomat dari Amerika Syarikat, Eropah dan negara-negara lain melakukan aksi boikot (walkout). Saat mempertunjukkan dua kitab suci itu, Ahmadinejad membidas pelecehan terhadap al-Qur'an. "Kitab suci Qur'an merupakan Buku dari  Ilahi dan keajaiban abadi bagi Islam," kata Ahmadinejad dalam pidatonya, sesuai dengan naskah yang dikirim ke laman rasmi PBB. 




"Kita secara bijak harus mencegah diri kita agar tidak terpengaruh kepada Syaitan. Sebagai mewakili bangsa Iran, saya menaruh hormat kepada semua Kitab Ilahi dan para pengikutnya. Ini adalah al-Qur'an dan ini adalah Alkitab. Saya menghormati keduanya," kata Ahmadinejad sambil memperlihatkan kedua-dua kitab suci itu.

Sebelum itu, dia mengingatkan bahawa para nabi ilahi memiliki misi kepada umat manusia untuk percaya pada satu Tuhan (monoteisme), cinta dan keadilan sekaligus menunjukkan belas kasih bagi kemakmuran serta menjauhi ateisme dan egoisme. Namun, pemimpin berusia 53 tahun itu menerangkan bahwa ajaran para nabi itu sering tercermar oleh "ego dan nafsu tamak" manusia. Dia seterusnya memberi sejumlah contoh bagaimana manusia sudah berkali-kali diperingati oleh para utusan Tuhan.

"Nimrod menghadapi Hazrat Nabi Ibrahim a.s dan Firaun menghadapi Hazrat Nabi Musa. a.s Kaum tamak menghadapi Hazrat Yesus Kristus dan Hazrat Muhammad (damai beserta kita sekalian). Dalam beberapa abad terakhir, etika dan nilai kemanusiaan telah ditolak sehingga menyebabkan kemunduran," kata Ahmadinejad.

Dia pun menerangkan bahwa nafsu untuk mendapatkan harta dan kekuasaan telah menggantikan ajaran monoteisme, yang merupakan gerbang bagi cinta dan persatuan. "Ini akhirnya memunculkan berbagai konflik yang membuka jalan bagi terjadinya perbudakan dan kolonialisme," kata Ahmadinejad.

Selanjutnya, Ahmadinejad mulai melontarkan kritikan pedas kepada AS, kapitalisme, dan juga kepada PBB. Itulah yang membuat para delegasi dari sejumlah negara melakukan aksi boikot dengan meninggalkan ruang sidang saat Ahmadinejad masih berpidato. 

Menurut stasiun televisi CNN, mereka yang meninggalkan dewan persidangan adalah delegasi AS, Inggris, Sweden, Australia, Belgium, Uruguay dan Sepanyol. Selain itu, para delegasi dari 27 negara Kesatuan Eropah sebelumnya bersepakat meninggalkan sidang apabila Ahmadinejad membuat pernyataan yang menebar kebencian.



Pendapat anda mengenai post ini sangat dialu-alukan... Terima kasih. 

Bookmark and Share
Share

2 comments:

kelhome said...

nice post. dulu2 aku pun rajin ikuti perkembangan Iran, Palestin, dan news2 gini..tp akhir2 ni cuma baca posting di blog. nasib baik bro tulis, klu tak, yg latest ni aku x tau

iddinm said...

sama2 bro...lagipun memang tujuan aku menulis ini pun untuk sharing apa2 aje..

Entri-Entri terkini